Frappe ERPNext adalah sistem ERP open-source yang kuat, lengkap, dan fleksibel. Dibangun di atas Frappe Framework, ERPNext memungkinkan perusahaan mengelola hampir semua aspek operasional mulai dari penjualan, pembelian, persediaan, akuntansi hingga HR & payroll dalam satu platform.
Kelebihan utama ERPNext:
✔ Open-source (tanpa biaya lisensi)
✔ Mudah dikustomisasi sesuai kebutuhan bisnis
✔ Komunitas aktif dan dokumentasi lengkap
✔ Fokus pada automation dan integrasi
ERPNext cocok untuk UMKM sampai perusahaan menengah besar yang ingin solusi ERP tanpa biaya lisensi mahal.

ERPNext punya banyak modul yang saling terintegrasi. Berikut 10 modul utama dan fungsinya:
- Accounting – Akuntansi dan laporan keuangan
- Sales – Penawaran, pesanan, dan invoice
- Purchase – Permintaan pembelian hingga penerimaan barang
- Inventory – Manajemen stok & gudang
- CRM – Kelola prospek dan pipeline penjualan
- HR & Payroll – Karyawan, cuti, gaji
- Manufacturing – BOM, produksi, work order
- Projects – Manajemen proyek & tugas
- Asset Management – Aset tetap
- Support – Tiket layanan pelanggan
Setiap modul saling terhubung — misalnya saat barang keluar, stok otomatis berkurang dan akuntansi langsung tercatat.
Berikut langkah instal dasar ERPNext di server Linux (Ubuntu):
- Update sistem:
sudo apt update && sudo apt upgrade - Pasang dependensi & environment:
Node.js, Redis, MariaDB, Python, wkhtmltopdf - Install Frappe Bench:
pip install frappe-bench - Buat site baru:
bench new-site nama_site - Download ERPNext:
bench get-app erpnext - Pasang app ke site:
bench --site nama_site install-app erpnext - Start server:
bench start
Tips: Gunakan Docker jika kamu ingin instalasi yang lebih mudah tanpa ribet setup environment.
Supaya ERPNext bekerja maksimal:
✨ 1. Pelatihan Tim Internal
Pastikan semua pengguna memahami alur kerja sistem.
✨ 2. Menu Custom sesuai departemen
Hapus menu yang tidak relevan agar dashboard lebih bersih.
✨ 3. Otomasi Workflow
Gunakan Auto Email, Approval, dan notifikasi untuk hemat waktu.
✨ 4. Integrasi dengan Tools Lain
Contoh: marketplace, sistem POS, e-commerce, API custom.
✨ 5. Laporan Adaptif
Buat laporan yang sesuai kebutuhan bisnis, bukan default saja.
✨ 6. Backup Rutin
Set schedule backup agar data aman.
✨ 7. Update Berkala
Jaga versi ERPNext tetap terbaru untuk fitur & keamanan.
Banyak perusahaan UMKM sampai skala menengah yang berhasil transformasi digital dengan ERPNext. Contohnya:
📌 Distributor Elektronik
Sebelumnya manual pakai Excel. Setelah pakai ERPNext:
• Stok 100% terkontrol
• Laporan harian otomatis
• Kesalahan input turun drastis
📌 Startup Manufaktur
Integrasi produksi, inventori, dan penjualan:
• BOM otomatis
• Work order dan jadwal kerja lebih rapi
• Forecasting lebih akurat
Kisah-kisah sukses seperti ini menunjukkan ERPNext bukan sekedar “ERP murah”, tetapi platform yang bisa jadi tulang punggung operasional bisnis.